PENGERTIAN BAHASA SECARA UMUM
Dalam
keilmuan dapat dipahami sebagai susunan yang teratur, berpola, membentuk suatu
keseluruhaan yang bermakna atau berfungsi. Dengan demikian dapat dipahami bahwa
bahasa memiliki sifat yang teratur, berpola, memiliki makna dan fungsi.
Sistematis diarti pula bahwa bahasa itu tersusun menurut suatu pola, tidak
tersusun acak. Karenanya, sebagai sebuah sistem, bahasa juga sistemik.
Sistematik atau sistematis maksudnya bahasa itu bukan merupakan sistem tunggal,
tetapi juga terdiri atas sub-sub sistem atau sistem bawahan. Disini dapat
disebutkan subsistem-subsistem itu antara lain : subsistem fonologi, subsistem
morfologi, subsistem sintaksi, subsistem semantik, maka sebuah sistem, bahasa
berfungsi untuk memilah kajian morfologi, fonologi, sintaksi, dan semantik.Bab I
Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia
1) Perkembangan
Bahasa Indonesia Sebelum Merdeka
Pada dasarnya Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu. Pada zaman Sriwijaya, bahasa Melayu di pakai sebagai bahasa penghubung antar suku di Nusantara dan sebagai bahasa yang di gunakan dalam perdagangan antara pedagang dari dalam Nusantara dan dari luar Nusantara.
Perkembangan dan pertumbuhan Bahasa Melayu tampak lebih jelas dari berbagai peninggalan-peninggalan misalnya:
·
Tulisan
yang terdapat pada batu Nisan di Minye Tujoh, Aceh pada tahun 1380Pada dasarnya Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu. Pada zaman Sriwijaya, bahasa Melayu di pakai sebagai bahasa penghubung antar suku di Nusantara dan sebagai bahasa yang di gunakan dalam perdagangan antara pedagang dari dalam Nusantara dan dari luar Nusantara.
Perkembangan dan pertumbuhan Bahasa Melayu tampak lebih jelas dari berbagai peninggalan-peninggalan misalnya:
· Prasasti Kedukan Bukit, di Palembang pada tahun 683.
· Prasasti Talang Tuo, di Palembang pada Tahun 684.
· Prasasti Kota Kapur, di Bangka Barat, pada Tahun 686.
· Prasati Karang Brahi Bangko, Merangi, Jambi, pada Tahun 688.
Dan
pada saat itu Bahasa Melayu telah berfungsi sebagai:
1.
kebudayaan
yaitu bahasa buku-buku yang berisia aturan-aturan hidup dan sastra.
2.
Bahasa
perhubungan (Lingua Franca) antar suku di indonesia
3.
Bahasa
perdagangan baik bagi suku yang ada di Indonesia maupun pedagang yang berasal
dari luar indonesia.
4.
Bahasa
resmi kerajaan.
Bahasa
melayu menyebar ke pelosok Nusantara bersamaan dengan menyebarnya agama Islam
di wilayah Nusantara, serta makin berkembang dan bertambah kokoh keberadaannya
karena bahasa Melayu mudah di terima oleh masyarakat Nusantara sebagai bahasa
perhubungan antar pulau, antar suku, antar pedagang, antar bangsa dan antar
kerajaan. Perkembangan bahasa Melayu di wilayah Nusantara mempengaruhi dan
mendorong tumbuhnya rasa persaudaraan dan rasa persatuan bangsa Indonesia, oleh
karena itu para pemuda indonesia yang tergabung dalam perkumpulan pergerakan
secara sadar mengangkat bahasa Melayu menjadi bahasa indonesia menjadi bahasa
persatuan untuk seluruh bangsa indonesia.
(Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928).
2) Perkembangan Bahasa Indonesia Sesudah Merdeka Bahasa Indonesia lahir pada tanggal 28 Oktober 1928. Pada saat itu, para pemuda dari berbagai pelosok
Nusantara
berkumpul dalam rapat, para pemuda berikrar :2) Perkembangan Bahasa Indonesia Sesudah Merdeka Bahasa Indonesia lahir pada tanggal 28 Oktober 1928. Pada saat itu, para pemuda dari berbagai pelosok
·
Kami
Putra dan Putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, Tanah Air
Indonesia.
·
Kami
Putra dan Putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, Bangsa Indonesia.
·
Kami
Putra dan Putri Indonesia mengaku menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa
Indonesia.
Ikrar
para pemuda ini di kenal dengan nama “Sumpah Pemuda”. Unsur yang ketiga dari
“Sumpah Pemuda” merupakan pernyataan tekad bahwa bahasa indonesia merupakan
bahasa persatuan bangsa indonesia. Pada tahun 1928 bahasa Indonesia di kokohkan
kedudukannya sebagai bahasa nasional. Bahasa Indonesia di nyatakan kedudukannya
sebagai bahasa negara pada tanggal 18 Agustus 1945, karena pada saat itu
Undang-Undang Dasar 1945 di sahkan sebagai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia.
Di dalam UUD 1945 di sebutkan bahwa “Bahasa Negara Adalah Bahasa
Indonesia,(pasal 36). Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17
Agustus 1945, telah mengukuhkan kedudukan dan fungsi bahasa indonesia secara
konstitusional sebagai bahasa negara. Kini bahasa indonesia di pakai oleh
berbagai lapisan masyarakat indonesia.
Bab
II
2.
Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia
Dalam UUD 1945 bab XV,
pasal 36, telah ditetapan Bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara. Dengan
demikian, selain berkedudukan sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia juga
berkedudukan sebagai bahasa negara.
Pada tanggal 25-28
Februari 1975, Hasil perumusan seminar polotik bahasa Nasional yang
diselenggarakan di jakarta. berikut fungsi dan Kedudukan bahasa Indonesia
sebagai bahasa Negara adalah :
1. Bahasa
Indonesia sebagai bahasa resmi kenegaraan.
2. Bahasa
Indonesia sebagai alat pengantar dalam dunia pendidikan.
3. Bahasa
Indonesia sebagai penghubung pada tingkat Nasional untuk kepentingan perencanaan
dan pelaksanaan pembangunan serta pemerintah.
4. Bahasa
Indonesia Sebagai pengembangan kebudayaan Nasional, Ilmu dan Teknologi.
adapun
penjelasanya :
1.
Bahasa resmi kenegaraan
Dalam kaitannya dengan
fungsi ini bahasa Indonesia dipergunakan dalam adminstrasi kenegaraan, upacara
atau peristiwa kenegaraan baik secara lisan maupun dalam bentuk tulisan,
komunikasi timbal-balik antara pemerintah dengan masyarakat. Dokumen-dokumen
dan keputusankeputusan serta surat-menyurat yang dikeluarkan oleh pemeritah dan
badanbadan kenegaraan lain seperti DPR dan MPR ditulis di dalam bahasa
Indonesia. Pidato-pidato, terutama pidato kenegaraan, ditulis dan diucapkan di
dalam bahasa Indonesia. Demikian halnya dengan pemakaian bahasa Indonesia oleh
warga masyarakat kita di dalam hubungannya dengan upacara, peristiwa, dan kegiatan
kenegaraan.
Suhendar dan Supinah
(1997) menyatakan bahwa untuk melaksanakan fungsinya sebagai bahasa resmi
kenegaraan dengan sebaikbaiknya, pemakaian bahasa Indonesia di dalam
pelaksanaan adminstrasi pemerintahan perlu senantiasa dibina dan dikembangkan,
penguasaan bahasa Indonesia perlu dijadikan salah satu faktor yang menentukan
di dalam pengembangan ketenagaan seperti penerimaan karyawan baru, kenaikan
pangkat baik sipil maupun militer, dan pemberian tugas-khusus
baik di dalam maupun di
luar negeri.
2.
Bahasa pengantar dalam dunia pendidikan
Sebagai bahasa
pengantar, bahasa Indonesia dipergunakan dilembaga-lembaga pendidikan baik
formal atau nonformal, dari tingkat taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi.
Masalah pemakaian bahasa Indonesia sebagai satu-satunya bahasa pengantar di
segala jenis dan tingkat pendidikan di seluruh Indonesia, menurut Suhendar dan
Supinah (1997), masih merupakan masalah yang meminta perhatian.
3.
Bahasa resmi untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional
serta kepentingan pemerintah
Dalam hubungannya
dengan fungsi ini, bahasa Indonesia tidak hanya dipakai sebagai alat komunikasi
timbal-balik antara pemerintah dengan masyarakat luas atau antar suku, tetapi
juga sebagai alat perhubungan di dalam masyarakat yang keadaan sosial budaya
dan bahasanya sama.
4.
Alat pengembangan kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi
Dalam kaitan ini,
bahasa Indonesia adalah satu-satunya alat yang memungkinkan kita membina serta
mengembangkan kebudayaan nasional sedemikian rupa sehingga ia memiliki
identitasnya sendiri, yang membedakannya dengan bahasa daerah. Dalam pada itu
untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern, baik dalam bentuk
penyajian pelajaran, penulisan buku atau penerjemahan, dilakukan dalam bahasa
Indonesia. Dengan demikian masyarakat bangsa kita tidak
tergantung sepenuhnya
kepada bangsa-bangsa asing di dalam usahanya untuk mengikuti perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi modern serta untuk ikut serta dalam usaha
pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Terkait dengan hal itu, Suhendar
dan Supinah (1997) mengemukakan bahwa bahasa Indonesia adalah atu-satunya alat
yang memungkinkan kita membina serta mengembangkan kebudayaan nasional
sedemikian rupa sehingga ia memiliki ciri-ciri dan identitasnya sendiri, yang
membedakannya dari kebudayaan daerah.
Daftar Pustaka :
·
http://marskrip.blogspot.co.id/2009/12/pengertian-bahasa-secara-umum.html
di akses [tgl 25/09/15 pukul 14.31 wib]
·
http://jaririndu.blogspot.co.id/2012/01/sejarah-perkembangan-bahasa-indonesia.html
di akses [tgl 25/09/15 pukul 14.34 wib]
·
https://abdulkhamid12.wordpress.com/bahasa-indonesia/materi/sejarah-fungsi-dan-kedudukan-bahasa-indonesia/
di akses [tgl 25/09/15 pukul 14.39 wib]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar